Latest Posts

MINECRAFTER VOL. 10 - BAB 37: PARTIKEL PINTU

 Bab 37: Partikel Pintu   —Tidak ada yang lebih menyedihkan rasanya melihat mereka berjuang. Kondisi mereka berdua benar-benar payah. Satunya gagal menepis dan hasilnya benar-benar fatal. Kalaupun ia berhasil menepis, ia mungkin harus membuka menu dan memulai proses crafting karena durabilitas senjata yang ia gunakan sudah sampai masa kehancuran. “…!” Iruma bangkit, ia tersadar setelah beberapa saat rasanya...

MINECRAFTER VOL. 11 - BAB 36: DUST DEBU

 Bab 36: Dust Debu   Pernahkah kalian membayangkan wujud gambaran neraka seperti apa? Bocah angkatan 2000. Mungkin pernah mendapat gambaran akan neraka seperti apa. Dalam artian pikiran mereka mungkin membayangkan apakah neraka seperti ini. Layaknya nether yang nyaris tidak ada cercah cahaya terang kecuali bebatuan bercahaya. Mereka menyebutnya glowstone. Maksudnya ini beneran. Nether benar-benar tidak ada apa-apa selain...

Hello

 Hello   Berakhir di bab 35, dengan bab judul ‘Stun’. Wkwkw, akhirnya selesai volume kesepuluh dari arc Minecrafter. Nggak tahu ini bakal sampai berapa volume, tapi target, volume ke-15 dan jangan sampai melebihi ke-15. Kalau kurang boleh wkwkw. Sampai mana tadi, Iruma dan Lenka dihadapi situasi yang sulit. Mereka harus menghadapi pecahan bola api yang harusnya pecah meledak...

MINECRAFTER VOL. 10 - BAB 35: STUN

Bab 35: Stun   Dimensi, Nether. Hari ke ??   “hey hey, ayo. Ayo bangun, get up!” Ujarnya sambil mengulurkan tangan. Ia merespon, hendak bangun tapi gagal. Rasa pening menyerang, sehingga membuatnya malas untuk bangkit berdiri. “get up. Ayo get up. Di sini bukan tempat untuk mati.” Barulah setelah mendengar kata ‘mati’ ia langsung jenggirat tangi.   “di...

MINECRAFTER VOL. 10 - BAB 34: GAMAN PANAH

 Bab 34: Gaman Panah   Ia, Iruma. Tidak bisa berkata apa-apa. Baginya berpikir jangka panjang itu sudah jadi tipikal personaliti dalam dirinya. Berpikir keras, kritis sudah menjadi kewajiban. Apalagi ia sudah tingkatnya menjadi mahasiswa. Mahasiswa semester akhir. “tugas skripsiku.” “Iruma!!” Lamunannya terpecah setelah mendapati dua bola api dari Ghast dan seruan dari kawan-kawannya menyadarkannya. Terlambat, refleknya telat. Disamping...

Page 1 of 7123457Next
Diberdayakan oleh Blogger.